Puck Mude, Legenda Musik Indie Pontianak

“Jangan cobe – cobe nak ganggu die…. leteh aku luluhkan hatinye”, itulah sepenggal lirik lagu berjudul ‘macam ye ye’ milik grup band Puck Mude.

Mungkin lirik ini sudah tidak asing lagi bagi penikmat musik indie Pontianak. Solois yang sudah berkecimpung di musik indie sejak tahun 1997 ini sangat dikenal oleh penikmat musik di Kota Pontianak.
Menurut Agus Ramdani, dirinya menyantolkan nama Puck Mude agar orang lebih mengenal dirinya.

“Biar orang mudah mengingat aja,” jelas Agus, saat berada di Jalan Gajahmada dalam rangka launching produk sebuah distro, di sebuah Cafe.

Sejak 2007, Agus mulai mencoba merilis beberapa lagu. Lagu yang diciptakannya pun bertemakan tentang pengalaman hidupnya.

“Rata – rata isi lagu dari pengalaman pribadi,” ujarnya.

Hingga saat ini, Puck Mude sudah memiliki empat album yang dikeluarkan sejak tahun 2007 silam, diantaranya, Cacat Huruf R, Pasti bisa, Longgar dan Piala Bergilir.

Sementara single dari ke empat albumnya yang menjadi hits di seluruh radio khususnya di Kota Pontianak yaitu, Tak Enak Kasi Kucing, Longgar, dan Jangan Macam Ye Ye.

“Saya berharap banyak musisi Pontianak yang terkenal di blantika musik Indonesia,” pungkasnya.

Sumber : http://thetanjungpuratimes.com/2016/05/16/puck-mude-legenda-musik-indie-pontianak/