Sidepony, Band Indie asal Pontianak


Sidepony, band indie asal pontianak ini mencoba menserasikan antara lirik dan musik sehingga membuat para pendengarnya ikut merasakan tema dari lagu ini. Nuansa musik yang diberikan pun begitu harmonis di sepanjang lagu. Lirik yang sederhana seputar kehidupan percintaan yang begitu indah dengan konsep musik pop yang begitu menggugah.


THE HISTORY NAME OF SIDEPONY
Bermula dari 2 orang yang bersahabat, yaitu Bian dan Ajung yang memiliki motivasi dan tujuan yang sama, mereka merupakan dua sejoli yang sudah sering tampil di acara pentas musik lokal dengan masing-masing band yang berbeda. Pada saat band mereka tidak eksis lagi, keinginan mereka untuk terus berkarya masih besar. Untuk itu, Bian dan Ajung memiliki gagasan untuk membentuk Band dengan sesuatu yang baru dan modernisasi. Maka pada tahun 2007, mereka pun hadir di blantika musik dengan nama SIDEPONY.

Nama SIDEPONY tercetus setelah band yang dibentuk Bian dan Ajung telah menemukan personil lainnya yaitu Ekki dan Elpan. Sudah merasa lengkap dan kompak barulah mereka mempunyai gagasan untuk memberi nama band. Setelah banyak ide-ide yang muncul, mereka menemukan sebuah nama band yang sangat cocok karena mereka memiliki kesamaan dalam tataan bentuk rambut yaitu pony ke samping. Akhirnya mereka sepakat dan memutuskan untuk memberi nama bandnya adalah SIDEPONY.

About Sidepony.
Berdiri pada tanggal 7 Agustus 2007, beranggotakan 4 orang personil yaitu Ekki (Vokal), Ajung (Gitar), Bian (Bass) dan Elpan (Drum). Mereka sempat mengikuti ajang musik nasional maupun sebagai pengisi acara lokal di Kota Pontianak. Formasi ini ternyata tidak bertahan lama, karena kesibukan masing-masing personil membuat band ini vakum setelah sempat membuat beberapa demo lagu.
Seiring dengan kesibukan mereka, akhirnya Ekki dan Elpan pun memilih jalur yang lain. Keinginan Bian dan Ajung untuk menghasilkan karya lagu masih besar sehingga mereka terus berusaha agar tujuannya tercapai. Bantuan motivasi datang dari seorang teman bernama Andi sebagai additional player. Andi (Drum) sangat membantu proses pembuatan lagu dan membentuk karakteristik band. Mereka memutuskan untuk memberi nama band yaitu CHEVEN. Demo lagu telah diciptakan namun tanpa adanya vokal di lagu tersebut. Ini merupakan suatu kendala bagi mereka. Cheven sempat mengadakan audisi untuk mencari vokal tetapi tidak ada yang cocok untuk band mereka.
Formasi ini juga tidak terlalu lama dikarenakan Andi sudah mempunyai band yang berdomisili di Yogyakarta. Bian dan Ajung tetap pada jalur mereka, sampai akhirnya bertemulah mereka dengan teman lama yaitu Dani yang merupakan saudara kembarnya Ifan Seventeen. Ajakan Bian untuk membentuk band diterima oleh Dani dan berusaha mencoba kembali memegang stick drum setelah sekian lama vakum. Mereka bertiga berkumpul untuk mendiskusikan konsep band dan tetap mencari satu personil lagi yaitu vokalis.
Pada awal Februari 2009, mereka pun mencoba mengikuti ajang bergengsi nasional yang akan diseleksi pada pertengahan bulan itu. Proses harus cepat agar dapat ikut serta di ajang tersebut, dan akhirnya posis vokal pun terisi oleh Dian. Mereka berempat pun merasa cocok dan memiliki tujuan yang sama. Lagu dibuat bersama-sama, sampai akhirnya tercipta 3 lagu dan langsung membuat demo lagu tersebut.
Permasalahannya adalah nama band mereka belum ditentukan, semua ide-ide telah dikeluarkan hingga H-2 ajang pengumpulan demo tersebut belum juga ditemukan. Dian merasa nama band Bian dan Ajung yang dulu yaitu SIDEPONY sangat bagus. Dani juga menyetujui pendapat Dian.
And Now, mereka berempat yaitu Dian (Vokal), Ajung (Gitar), Bian (Bass) dan Dani (Drum) siap untuk kembali ke blantika musik tanah air dengan menghadirkan konsep baru dan lagu-lagu terbaik mereka bersama SIDEPONY. Viva la Vida...!!!

Mereka telah mengeluarkan cd promo yg berjudul "...dan bila ini awalnya..."
2 single nya yang berjudul "Akankah Dia" juga "Dan Bila" yang telah beredar.

Sumber : http://athosoft.blogspot.co.id/2012/07/sidepony-band-indie-asal-pontianak.html